06.09.08
UAS Kuliah Manajemen Pemasaran Global
Dear all,
Thank you for the website for mp2globalink.wordpress.com
I really appreciate that finally you all can manage that website.
Here are some questions and you just need to answer ONLY ONE!
You have to answer the question clearly. No more than 200 words is a MUST!
1. Does the international trade accurately reflect the nature of global competition?
2. How is global marketing different from international marketing?
3. Please explain that sometimes local brand use a global consumer culture positioning approach!
4. How are developments in information technology impacting firms’ global strategy?
5. What are the benefits and limitation of global marketing strategies?
6. Why the companies develop its global sourcing strategy with an alliance partner?
7. How is information technology affecting global marketing?
Cheers…
Comment by Any Noor
anggitha said,
June 11, 2008 at 5:34 am
nama : Anggitha Ketri M
NIM : 054302
Prodi : Management Pemasaran Pariwisata
the question is…
7. How is information technology affecting global marketing?
the answers are…
information and file technology are useful as based material for executive act. global markteting is in double problem when it find some informations that needed to make a decision. just some informations that knowing about every developing countries marketing. general global marketing has to knowing where is it has to go to find some informations, what is information and what is subjek has to find, and what is the step to get a different information to serve intellegent marketing.
so, global marketing faced by more problem informations and seldom informations. because global marketing must knowing where it has to looking for information. geted by information must being proces with efficience step that really useful.
selain itu, informasi teknologi pasti akan berkembang setiap waktunya sejalan dengan berjalannya waktu dan perkembangan jaman. dan setiap manusia memerlukan sesuatu yang dapat mengikuti perkembangan tersebut. maka sesuatu yang efisien dan inovatif sangat dibutuhkan dalam bidang marketing dan lebih lagi bagi global marketing karena global marketing lebih universal.
maka informasi teknologi sangat berpengaruh dan mempengaruhi global marketing karena dapat menunjang segala sesuatu yang terjadi dan akan terjadi juga mempermudah berjalannya kegiatan pemasaran.
Wawan Kurniawan / 054295 said,
June 11, 2008 at 5:39 am
Wawan Kurniawan
054295
2. How is global marketing different from international marketing?
Salah satu dari hal yang menonjol dari
pemasaran adalah “global
marketing”.
Berikut ini adalah beberapa kunci penting dan trend yang harus diper-
timbangkan sewaktu melakukan “global marketing”.
1. PERHATIKAN KONTEKSNYA
Perbedaan utama antara pasar luar negeri dan domestik terletak pada
konteks bagaimana pemasaran dilakukan. Perbedaan dalam hal kultur, hukum,
komunikasi dan ekonomi semua ini menyebabkan tantangan dalam memformulasikan
strategi pemasaran.
2. KEBUDAYAAN
Pemasaran di dalam negeri umunya sudah mengenal kultur setempat. Tetapi pasar luar negeri sangat berbeda kebudayaannya dengan kita. Ini adalah tugas para pemasar
untuk mencari tahu perbedaannya dari pasar yang dituju termasuk perilaku
konsumennya.
3. PERATURAN
Peraturan harus benar – benar diperhatikan khususnya peraturan setempat dalam hal ini. COntohnya adalah di Beberapa negara misalnya membatasi jumlah iklan yang dilancar kan dari suatu perusahaan. Jadi penting sekali mempertimbangkan perbedaan peraturan walaupun kecil karena ini dapat membantu atau merusak strategi pemasaran.
4. GAYA KOMUNIKASI
Komunikasi menjadi salah satu aspek pentik dalam melakukan kegiatan pemasaran. Karena kalau tidak melakukan komunikasi pemasaran kita tidak akan efektif dalam berbicara, atau menyinggung calon customer kita.
5. EKONOMI
Pertumbuhan atau keadaan ekonomi membuat perilaku pasar pun berbeda, begitu juga
perilaku membeli sangat berbeda-beda dari suatu negara. Maka kita harus bisa memperhatikan stabilitas dan keadaan ekonomi di suatu Negara.
Novaria Irianti said,
June 11, 2008 at 5:41 am
Nama: Novaria Irianti
NIM :083581
Manajemen Pemsaran Pariwisata
3. Please explain that sometimes local brand use a global consumer culture positioning approach!
Because with global consumer culture positioning approach, local brand company can more knowing what the consumer want and need, because consumer in other city, other place, and other country have different culture, the culture impact their habit and passion to buy or choose product or service.
With global consumer culture positioning approach, local brand can trying to make position product into target consumer heart that have different culture, so it can get correct position to get company (local brand) goals.
Every company have goals to get the maximum benefit, with local brand use global consumer culture positioning approach will make market share to be more larger, to make over all consumer increase.
“Think globaly, act localy”
Tiara Emalia said,
June 11, 2008 at 5:46 am
Answer for question number 6
Kebanyakaan perusahaan memutuskan mengembangkan usahanya dengan melakukan usaha beraliansi dikarenakan banyak faktor,diantaranya yang utama adalah alasan finansial, karena finansial ditanggung bersama sehingga anggota bisa memperoleh suntikan dana dari pemegang aliansi, dapat mempelajari keahlian-keahlian baru dari perusahaan lain yg tergabung dalam aliansi, memperkecil biaya produksi karena tidak harus menjalankan semua manufaktur ataupun SDM yg dibutuhkan melainkan bisa bertukar produksi dengan anggota yang lain, kemampuan untuk mendompreng nama besar sebuah perusahaan aliansi sehingga mudah dikenal masyarakat, kemudahaan bagi masyarakat untuk mengakses salah satu anggota dalam sebuah lingkup aliansi, kemudahan mencapai pasar baru dengan kebudayaan yg berbeda dikarenakan di pasar yang dituju terdapat anggota aliansi. Kemudahan-kemudahan inilah yang muncul dengan adanya pemasaran global sehingga sebuah perusahaan tidak perlu menutup diri akan persaingan melainkan membuat kompetisi lebih menarik dengan transparansi sumber dan kekuatan yg ada terutama dalam hal beraliansi.Terima kasih
Ulfa Siti Fahmanisa said,
June 11, 2008 at 5:48 am
Name :Ulfa Siti Fahmanisa
Nim :054229
MPP
Information technology have affected to global marketing because with information we can promotion and marketing our subjek to whole the world. Information technology have much step.Information or file have much benefit to be the material based for excecutive atraction.Marketing Global will follow up with multiple problem when the information which we need to make some a deal. Marketing Global must have know where we must go to know about information, what type the information and what the subjek must we search, and how to know to get the different information. Marketing global must have plan and knowledge where the information can we search ,and the whole subjek , and to get the information.If The Information have we get so we must procces it with effeciense and have benefit.The procces to get information we can call with scanning.
Comment by Ulfa Siti Fahmanisa — June 11, 2008 @ 5:44 am
Maya Rosmaya said,
June 11, 2008 at 5:58 am
Nama :Maya Rosmaya
Nim : 054227
2. How is global marketing different from international marketing?
*Pemasaran internasional sangat berbeda dengan pemasaran global,walau pun terkadang ada perusahaan yang baru mencapai tahap pemasaran internasional dengan aktivitas pada dua atau lebih negara (multi-country), sudah menyebut dirinya melaksanakan pemasaran global. Padahal, pemasaran global menetapkan strategi tunggal untuk produk, jasa, atau perusahaan di pasar global, serta memperlakukan berbagai pasar atau negara secara serentak dengan satu strategi dasar yang bisa dijadikan panduan untuk pasar dunia.
*Pemasaran internasional umumnya menerapkan strategi adaptasi, sementara pemasaran global menerapkan kombinasi strategi
adaptasi, standarisasi, aliansi, outsourcing dan sebagainya.
*Pemasaran global merupakan kegiatan pemasaran
internasional yang sudah saling terpaut walaupun keduanya
merupakan sub-set dari kegiatan bisnis internasional yang pada hakekatnya
merupakan kinerja dari seluruh fungsi kegiatan bisnis lintas negara, termasuk
area kegiatan produksi internsional, keuangan internasional dan pemasaran
internasional. Jadi bisa dikatakan, suatu perusahaan sudah
melakukan pemasaran global, apabila perusahaan tersebut telah melakukan
proses pengintegrasian seluruh kegiatan pemasaran yang lebih dari
suatu negara, Pada dasarnya operasi perusahaan global selalu berupaya mengintegrasikan semua mata-rantai kegiatan bisnis secara lintas perusahaan melalui aliansi stratejik. Suatu perusahaan yang ingin
mencapai tahap pemasaran global,biasanya melakukan proses pembelajaran
yang dinamis dalam enam tahap, yakni; pemasaran domestik,
pemasaran ekspor, pemasaran internasional,pemasaran multinasional,
pemasaran multiregional, dan akhirnya pemasaran global, sedangkan konsep tentang perdagangan internasional banyak menyinggung tentang mengapa suatu
negara melakukan transaksi perdagangan dengan negara lain yang mempunyai penekanan pada tingkat tataran makro dan merupakan aliran produk dari suatu negara ke negara lain.
rika dewi robani said,
June 11, 2008 at 5:59 am
Rika Dewi Robani
NIM: 054141
Manajemen Pemasaran Pariwisata/b
7. How is information technology affecting global marketing?
Information Technology (IT):
An organization’s processes for creating, storing, exchanging, using and managing information.
contohnya:
Electronic Data Interchange (EDI) System: allows a company’s business units to submit orders, issue invoices, and conduct business electronically with other company units as well as outside companies.
Internet-based EDI system. sistem ini dapat menghemat waktu dan uang.
data ini merupakan data pembelian dimana data dari setiap transaksi ditransmisikan melalui satelit kpd kantor pusat dari ribuan cash register di seluruh outlet di dunia.
Sistem informasi ini bermanfaat dalam hal:
- Memangkas biaya penyimpanan inventori
- Mengurangi jumlah “slow-selling items” yang harus didiskon
- Meningkatkan kinerja tim designer agar lebih efisien
- Semua item difoto dan distore shg designer dapat dgn mudah melihat produk apa yg telah diproduksi
- Mengurangi waktu produksi dri 6 bln jadi bbrp minggu
- IT tidak hanya digunakan untuk data processing tetapi juga sbg alat utk memotivasi karyawan
jadi,IT menunjang sekali dalam pemasaran global karena networking yang dibangun oleh pemasaran global sangat didukung oleh peran kinerja IT, sehingga IT berpengaruh dalam perkembangan pemasaran global untuk membantu berlangsungnya kinerja pemasaran suatu perusahaan.
M Ibnu Sina said,
June 11, 2008 at 6:00 am
M Ibnu Sina
I try to answer your question No 6. because alliance partner one of the global sourcing strategy for companies to developed that companies and many kind of benefits for companies if they choose alliance partner as they strategy. for example Star Alliance, many airlines in the world join with star alliance because they know they’ll got a lot of benefits from that organization, because this alliance partner offers many opportunities to rise up they’re benefits and effectively cost for maintains planes, and also if airline companies get in trouble this alliance will help them to solve it. with alliance partner every companies help each other and i think alliance partner could be a effective global sourcing strategy to develop their companies.thanks
regards/ibnu
Mario Pattan 054071 said,
June 11, 2008 at 6:02 am
Mario Pattan 054071
2. How is information technology affecting global marketing?
IT is very affecting global marketing, because:
1. Using technology (especially internet), companies can offer their product (goods and services) to all
their customer with lower marketing costs and efficiently
ex :
• http://www.amazon.com can sell books, CD’s, etc to their consumer all around the world without any extra cost.
• http://www.expedia.com sells tour package, airplane tickets, and hotels booking to anyone using internet.
• http://www.ebay.com provide an online auction and shopping Web site in which people and businesses buy and sell
goods and services worldwide.
2.Internet has had a large impact on several previously retail-oriented industries including music, film,
pharmaceuticals, banking, flea markets, as well as the advertising industry itself.
Ex :
• In the music industry, many consumers have been purchasing and downloading music (MP3 files) over the
Internet for several years in addition to purchasing compact discs. By 2008 Apple Inc.’s iTunes Store has
become the largest music vendor in the United States (U.S.)
• In the film industry, http://www.netflix.com is the largest online DVD rental service, offering flat rate rental-
by-mail and online streaming to customers in the United States. It has amassed a collection of 90,000
titles and over 6.7 million subscribers
Dita Novita said,
June 11, 2008 at 6:05 am
Dita Novita
NIM: 057266
Manajemen Pemasaran Pariwisata/b
2. How is global marketing different from international marketing?
Pemasaran Global adalah proses mempfokuskan sumber daya (manusia, uang dan aset fisik) dan tujuan-tujuan dari suatu organisasi untuk memperoleh kesempatan dan menanggapi pasar global.
Pemasaran yang sukses bergantung pada seberapa kuat hal itu bertumpu pada hal-hal yang fundamental. Tetapi itu bukan berarti semua prinsip marketing adalah sama. memang skenario pemasaran yang berbeda membutuhkan tak tik yang berbeda pula. Mengetahui perbedaan ini sama juga mengetahui perbedaan antara sukses dan kegagalan.
Salah satu dari hal yang menonjol dari pemasaran adalah “global marketing”. Menjual produk ke luar negeri membutuhka perspektif yang jauh berbeda daripada yang digunakan untuk bisnis yang dipasarkan untuk pasar domestik.
Pemasaran Internasional dianggap memiliki peranan penting dalam memberikan jawaban dan antisipasi positif terhadap sejumlah isu global yang dinamis.
Trend pemasaran internasional ada abad ke-21 menurut pakar pemasaran akan bergeser dari pendekatan transaksional pendekatan relasional dengan berfokus kepada pemenuhan kebutuhan, kepuasan dan kesenangan pelanggan.
Pendekatan resional (Relationship Approach) ini sekarang diterapkan di Negara-negara maju, biasanya lebih mementingkan hubungan individual, ketimbang hubungan kebersamaan.
restu aditya said,
June 11, 2008 at 6:05 am
Restu Aditya Purnama
053596
No Pertanyaan 1
1. Does the international trade accurately reflect the nature of global competition?
jawaban:
ya sangat berpengaruh dikatakan suatu kompetisi apabila terdapat persaingan
di dalamnya, yakni meliputi unsur-unsur perusahaan-perusahaan yang berlomba-lomba
menciptakan suatu produk dan jasa untuk menciptakan keunggulan bersaing. suatu
perdagangan baik itu regional maupun internasional sangat mempengaruhi tingkat persaingan
kompetisi global. semua kegiatan perdagangan (Eksport, Import, dll) merupakan bagian dari
persaingan. masing-masing perusahaan dari bagaimana negara melakukan strategi-masing-masing
yaitu dengan melakukan membuka cabang perusahaan di berbagai negara dengan segala kualitas
dan keunggulan yang dimiliki setiap perusahaan dalam mengatasi kompetisi persaingan bisnis
global yang semakin hari menuntut perusahaan untuk lebih kreatif, inovatif dalam menciptakan
prodaknya. sehingga masyarakat bisa memilih produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan.
sangat jelas bahwa perdagangan internasional sangat mempengaruhi kompetisi global.
iva yulia mustafa said,
June 11, 2008 at 6:05 am
Nama: Iva Yulia M
nim : 053834
5. What are the benefits and limitation of global marketing strategies?
Dengan pemasaran global dunia menjadi sangat sempit. kita dapat mendapatkan suatu product atau service dengan standard yang sama. Dengan pemasaran global juga sebuah negara dapat menjadi negara yang maju karena keterbukaan menerima globalisasi itu secara tidak langsung juga membangun moderenisasi. masalah Budaya, sosial, hukum, ekonomi dan politik juga dapat berpengaruh positive dengan adanya pemasaran global. tetapi aspek-aspek tersebut juga dapat menjadi penghalang dari adanya pemasaran global.
Batasan pemasaran global terdiri dari:
1. Batasan budaya, misalnya perusahaan McDonald memberikan product yang disesuaikan dengan kebiasaan masyarakat setempat, di Indonesia McDonald menyediakan nasi yang merupakan makanan pokok di Indonesia. Di Jepang dengan isu flu burung, McDonald merubah burger nasi menjadi burger ayam. Di India tidak terdapat Burger Sapi dan diganti dengan burger domba.
2. Batasan hukum, suatu negara mempunyai kebijakan yang berbeda, misalnya suatu perusahaan franchise apabila akan memasuki suatu negara harus melalui prosedur yang berlaku.
3. Batasan politik, apabila suatu negara asal dari perusahaan mempunyai masalah politik dengan negara tujuan terkadang mengalami kesulitan untuk memasuki negara tersebut, dan apabila suatu negara sedang mengalami masalah peperangan sepertinya tidak akan menjadi tujuan suatu perusahaan untuk memperluas perusahaan frenchisenya.
4. Batasan ekonomi, kemampuan perekonomian masyarakat suatu negara akan sangat mempengaruhi berbagai kebijakan. misalnya kebijakan harga, harga sebuah burger di McDonald Amerika jika dihitung dari mata uang yang sama jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan harga McDonald di Indonesia.
susan sri rahayu/054324 said,
June 11, 2008 at 6:07 am
Susan Sri Rahayu 054324
4.
pemasaran global merupakan suatu kegiatan pemasaran dimana produk baik berupa barang maupun jasa dipasarkan ke suatu negara atau berbagai negara dengan adanya standarisasi/keseragaman, dan adanya adaptasi terhadap apa yang benar-benar unik di tiap-tiap negara tersebut.pemasaran global tidak berarti memasuki pasar semua negara di dunia tetapi tergantung pada sumber daya perusahaan serta sifat peluang dan ancaman yang dihadapi oleh perusahaan.
sedangkan pemasaran internasional adalah suatu bentuk pemasaran, yang merupakan perluasan dari pemasaran domestik produk baik berupa barang maupun jasa yang bisa disebabkan oleh adanya pesanan dari pelanggan luar negeri (mis. turis belanda yang pernah berkunjung ke medan dan tertarik dengan kerajinan kain ulos yang merupakan kerajinan asli suku batak di medan). jadi dalam hal ini perbedaannya dengan pemasaran global bahwa dalam pemasaran internasional tidak adanya proses adaptasi dari masing-masing negara.selain itu dalam pemasaran internasional pemasar menciptakan organisasi internal yang berfokus pada pemanfaatan produk dan kompetensi perusahaan tersebut di negara yang bersangkutan.
Popi Dwijayanti (054363) said,
June 11, 2008 at 6:07 am
Popi Dwijayanti (054363)
Saya akan menjawab pertanyaan nomor 3. (Please explain that sometimes local brand use a global consumer culture positioning approach!)
Sebuah perusahaan memiliki cara yang berbeda-beda untuk masuk ke dalam sebuah pasar baru. Salah satu cara yang digunakan adalah dengan penggunaan merek lokal, hal tu dilakukan agar produk perusahaan dapat masuk dalam kebudayaan masyarakat setempat.
Budaya merupakan salah satu faktor yang dapat menghambat perusahaan masuk ke suatu pasar yang baru, karena budaya dapat mempegaruhi keinginan, kebutuhan dan perilaku konsumen tersebut.
Merek global biasanya didukung dengan sejumlah keunggulan,seperti: citra dan kualitas yang bagus atau kekaguman atas gaya hidup di negara maju, sehingga mampu menembus banyak pasar di dunia.
Tetapi ada beberapa segmen yang lebih menyukai merek lokal dibanding dengan merek asing. Karena itu, banyak perusahaan yang mulai mengembangkan merek lokalnya atau mengincar merek lokal yang kuat untuk diakuisisi. Merek-merek lokal yang kuat tidak hanya mampu bertahan di era globalisasi, tetapi juga berperan penting di pasar domestiknya.
Sebuah merek yang kuat, akan menempati posisi tertentu di benak konsumen, itu artinya produk perusahaan sudah memiliki positioning tertentu pada konsumen.
Ni Made Ayu.P/054122 said,
June 11, 2008 at 6:10 am
Ni Made Ayu P 054122
Saya akan menjawab pertanyaan nomer
5. What are the benefits and limitation of global marketing strategies?
Strategi Pemasaran Global memiliki keuntungan da kelemahannya sendiri. Keuntungan yang diperoleh dalam menjalankan Strategi Pemasaran Global adalah kompetisi yang kita dapatkan akan berada pada lingkup yang lebih luas dan kompetitif, selain itu sebuah perusahaan apabila memasuki pasar global maka akan mendapatkan peluang sekaligus tantangan yang besar guna memperbesar lingkup usahanya. Pemasaran dalam suatu perusahaan juga memiliki peranan yang sangat penting sebagai cara berpikir perusahaan yang efektif guna meningkatkan keuntunhan yang didapat. Dalam Pemasaran secara Global persaingan yang didapat juga tidak hanya berasal dari dalam negeri tetapi mencapai lingkup internasional.
ANISSA ANASTASIA (054823) said,
June 11, 2008 at 6:10 am
Anissa Anastasia 054823
Jawaban dari pertanyaan no 2
perbedaan antara global marketing dengan internasional marketing
Global marketing adalah pemasaran yang menerapkan konsep, prinsip, aktivitas dan proses manajemen pemasaran yang dilakukan mempunyai orientasi yang sama dan standar di seluruh dunia. pada pemasaran global ini, perusahaan melakukan teknik analisis dan pengambilan keputusan secara rasional, memanfaatkan peluang pasar global baru, mengandalkan riset konsumen guna memandu aktivitas pemasaran & forecast serta selalu dituntut untuk melakukan inovasi terhadap produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan kepada pasarnya. Sedangkan internasional marketing merupakan penerapan konsep, prinsip, aktivitas, dan proses manajemen pemasaran dalam rangka penyaluran ide, barang atau jasa perusahaan kepada konsumen di berbagai negara. Pada pemasaran internasional, perusahaan hanya melayani pasar domestik di negaranya sendiri dan pasar nasional di negara lain yang mengelompokkan semua negara ke dalam kelompok homogen yang memiliki karakteristik yang sama.
Jadi, hal yang paling mendasar yang membedakan antara pemasaran global dan pemasaran internasional adalah scope dalam hal melayani pangsa pasarnya. pada pemasaran global scope nya adalah geosentris, yaitu negara-negara yang ada di seluruh dunia. Sedangkan pemasaran internasional scope nya adalah etnosentris, yaitu sebagian dari negara-negara yang ada di seluruh dunia. selain itu, perbedaan lainnya terlihat pada bagaimana strategi yang dilakukan sebuah perusahaan dalam melayani pangsa pasar yang memiliki karakteristik dan kebutuhan berbeda.
Rosalina Widyastuti said,
June 11, 2008 at 6:10 am
Rosalina Widyastuti
7. Teknologi informasi mempengaruhi pemasaran global dengan cara mengintegrasikan berbagai bagian yang berbeda dalam perusahaan sehingga perusahaan tersebut cara kerjanya menjadi lebih mudah dan dapat memiliki standarisasi yang sama di seluruh dunia yang nantinya akan bersifat global. contohnya adalah Galileo yang digunakan pada travel agent dan biro perjalanan lainnya dan Fidelio yang merupakan sistem yang digunakan pada hotel. Suatu sistem teknologi informasi juga memiliki kemampuan untuk menyediakan banyak informasi serta memungkinkan pengaksesan informasi yang sangat banyak dan cepat di seluruh dunia.
Teknologi Informasi merupakan perpaduan antara teknologi komputer dan teknologi komunikasi yang telah mempengaruhi banyak hal, salah satunya adalah pemasaran global. Teknologi informasi ini mengubah cara kita berkomunikasi dengan orang lain, dengan diri kita sendiri dan dengan dunia. teknologi informasi telah menciptakan suatu rasa yang penting dan membuka peluang baru untuk mengembangkan produk dan penyampaian pelayanan dalam suatu perusahaan yang bersifat global. Hal-hal diatas yang meyebabkan pemasaran global dapat terjadi dan digunakan oleh beberapa perusahaan di dunia yang memiliki kesamaan standarisasi,yang salah satunya dipengaruhi oleh teknologi informasi.
Ganjar Budiman (054346) said,
June 11, 2008 at 6:13 am
Ganjar Budiman 054346
3. Please explain that sometimes local brand use a global consumer culture positioning approach!
PT. DJARUM
dalam hal ini DJARUM melakukan pendekatan kepada masyarakat dengan:
1. memberikan pelatihan kepada masyarakat dalam bidang olah raga bulu tangkis.
selain dapat mengmbangkan potensi dari masyarakat indonesia hal ini dapat membantu terciptanya regenerasi
para atlet muda indonesia. sehingga untuk kedepannya Indonesia tidak mengalami kesulitan regenerasi atlet
seperti yang dialami sekarang ini.
2. Beasiswa prestasi terhadap pelajar indonesia. Beasiswa ini pada khususnya diberikan bagi para mahasiswa yang berprestasi.
Sehingga dapat memacu mahasiswa untuk belajar lebih giat dan mereka dapat melanjutkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi.
3. Beasiswa bagi masyarakat kurang mampu. dalam hal ini Djarum Super telah membantu bagi para pelajar yang kurang mampu
di Indonesia. Djarum memberikan beasiswa kepada banyak mahasiswa yang telah terpilih lewat seleksi yang telah ditentukan.
4. Penanaman pohon. Dalam menghadapi isu pemanaasan global Djarum Super berusaha menanggapinya dengan dengan melakuakan aksi
tanam pohon pada lahan-lahan kritis.
5. MEnjadi Event sponsorship pada acara-acara pagelaran musik.
6. Mengadakan Safety Riding pada acara kejurda dan kejurnas Road Race. Disini PT. Djarum memberikan penerangan trhadap
para pengendara tentang bagaimana cara mengendara yang baik, sehingga tidak menyebabkan kecelakaan baik pengendara
lain maupun bagi dirinya.
7. menjadi sponsor utama liga indonesia tahun 2007.
Eka Mulia Utami 054068 said,
June 11, 2008 at 6:13 am
Eka Mulia Utami (05406
Saya akan menjawab pertanyaan no.7 yaitu :
7. How is information technology affecting global marketing?
Information technology jelas sangat mempengaruhi global marketing. Dengan perkembangan teknologi yang pesat membantu perusahaan menciptakan bisnis-bisnis baru yang lebih luas. Hal ini tidak dipungkiri dapat membuat perusahaan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.Selain itu dengan adanya teknologi informasi membuat perusahaan lebih unggul dibandingkan dengan perusahaan lainnya. Salah satu informasi teknologi yang mulai berkembang pesat adalah internet. Perusahaan dapat memasarkan produk atau jasanya lebih global dan luas dengan membuat website resmi bagi perusahaan.Siapa saja dapat mengakses website resmi perusahaan tersebut.Keunggulan yang dimiliki website adalah media ini dapat diakses kapan saja,24 hours a day and 7 days a week. Selain menggunakan media website, media lainnya yang dapat digunakan perusahaan adalah melaui email dan iklan online.
Penggunaan teknologi informasi merupakan suatu keharusan bagi perusahaan yang ingin melakukan pemasaran global.Di jaman teknologi yang maju ini tidak menggunakan teknologi informasi bagi perusahaan berarti kerugian bagi perusahaan tersebut. Karena dalam teknologi informasi banyak alat-alat atau metode-metode yang dapat digunakan perusahaan untuk memasarkan perusahaannya secara global.
Elza Wira Mutia Sarie/053875 said,
June 11, 2008 at 6:18 am
Elza Wira Mutia Sarie 053875
3.Please explain that sometimes local brand use a global consumer culture positioning approach.
Karena budaya merupakan tingkah laku yang dipelajari yang diturunkan dari satu generasi ke generasi yang berikutnya, sehingga sulit bagi seseorang dari luar kalangan yang tidak berpenggalaman atau tidak terlatih untuk dapat memahaminya. Menjadi seorang pemasar global berarti harus dapat berfikir bagaimana menyingkirkan asumsi-asumsi budaya. Kesalahan dalam melakukan hal itu akan menghambat pemahaman yang akurat mengenai makna dan arti dari pernyataan dan perilaku konsumen dari latar belakang budaya yang berbeda pula.
Contohnya dapat dilihat pada Restoran fastfood Mc.Donalds, Mcd menggunakan lokalisasi global artinya pemasaran yang sukses harus dapat berfikir secara global dan bertindak secara lokal atau yang biasa disebut dengan “Think globally, act locally”. Pendekatan khusus terhadap pemasaran global yang diadopsi oleh perusahaan akan tergantung pada kondisi industri dan sumber dayanya atau sumber keunggulan kompetitifnya. Mungkin produk global di semua tempat atau negara sama namun Mcd dapat membeda-bedakan produk mereka disesuaikan dengan negara tempat Mcd tersebut berada.
Seperti halnya Mcd di Indonesia, karena makanan pokok masyarakat indonesia adalah nasi, maka Mcd menyediakan “PaNas” atau yang biasa disebut dengan Paket Nasi. Di Negara India, Mcd mengeluarkan Bigmac yang daging sapinya diganti dengan daging domba, hal ini disebabkan karena masyarakat India menganggap sapi merupakan hewan suci, di Negara Jepang Mcd mengeluarkan Burger Nasi, Mcd tidak kehilangan akalnya ketika flu burung sedang mewabah, sehingga untuk mengantisipasinya Mcd menggeluarkan Burger Nasi.
Pemasaran global menuntut pemasar untuk berprilaku secara global dan lokal pada saat yang bersamaan dengan merespon persamaan dan perbedaan kebudayaan konsumen di pasar dunia.
Nengsih said,
June 11, 2008 at 6:22 am
Nengsih
NIM: 053896
Manajemen Pemasaran Pariwisata/B
5. What are the benefits and limitation of global marketing strategies?
Manajemen strategi adalah merupakan keputusan manajerial dan kegiatan-kegiatan yang mengarah pada penetapan kinerja jangka panjang organisasi, yang meliputi analisa lingkungan internal dan eksternal, disertai perumusan visi dan misi serta tujuan organisasi guna menghadapi lingkungan tersebut.
Model proses manajemen strategik meliputi tiga tahap: 1) Tahap formulasi strategi, yaitu pembuatan pernyataan visi, misi dan tujuan, 2) Tahap implementasi strategi, yaitu proses penterjemahan strategi ke dalam tindakan-tindakan, dan 3) Tahap evaluasi strategi, yaitu proses evaluasi apakah implementasi strategi dapat mencapai tujuan.
Keungggulan kompetitif atau diferensial adalah penawaran total yang dihadapkan pada persaingan yang relevan, yang lebih menarik pelanggan. Keunggulan tersebut dapat muncul dalam unsur yang ditawarkan pelanggan : produk, harga, iklan, serta distribusi penduduk sendiri. Selain itu Fleksibilitas dengan fokus, bisnis melintasi jarak, keanekarangaman lingkungan dan waktu. Kondisi ini tidaklah akan berhenti karena adany krisis karena dalam dunia yang cepat berubah, kecepatan dan tekad (speed and passion) merupakan aset yang tidak boleh diabaikan.
Sedangkan kelemahan dari strategi pemasaran global diantaranya adalah strategi yang harus disesuaikan dengan aturan hukum yang ada di negara yang bersangkutan, kemudian perbedaan budaya dari tiap-tiap negara. Sehingga memerlukan penyesuaian pelaksanaan strategi pemasaran global yang akan dilakukan.
Ni Made Ayu.P/054122 said,
June 11, 2008 at 6:30 am
Saya akan menjawab pertanyaan nomer
5. What are the benefits and limitation of global marketing strategies?
Strategi Pemasaran Global memiliki keuntungan da kelemahannya sendiri. Keuntungan yang diperoleh dalam menjalankan Strategi Pemasaran Global adalah kompetisi yang kita dapatkan akan berada pada lingkup yang lebih luas dan kompetitif, selain itu sebuah perusahaan apabila memasuki pasar global maka akan mendapatkan peluang sekaligus tantangan yang besar guna memperbesar lingkup usahanya. Contohnya seperti joint venture, strategi aliansi, Pemasaran dalam suatu perusahaan juga memiliki peranan yang sangat penting sebagai cara berpikir perusahaan yang efektif guna meningkatkan keuntungan yang didapat, juga guna mengurangi ketergantungan akan satu pasar saja.
Selain itu tumbuhnya jaringan global menyebabkan suatu negara dapat saling tergantung dalam suatu industri tertentu dan bertambahnya jumlah perusahaan yang akan dimiliki oleh pihak asing. Dapat ditemukan ketidakorisinalitasan produk karena produk dapat ditemukan di mana saja, kehilangan eksklusivitas mereknya, mendapat resiko dalam memilih rekan bisnis,
Dedy Prihanto (053819) said,
June 11, 2008 at 6:32 am
Dedy prihanto
053819
Kelas b
7. How is information technology affecting global marketing?
Tekhnologi informasi sangat berpengaruh terhadap global marketing, terutama pada masa-masa sekarang ini. Semakin berkembangnya tekhnologi semakin memudahkan suatu perusahaan dapat memasarkan produknya. Disamping itu dengan adanya informasi kita jadi tahu perkembangan perkembangan bisnis yang sedang terjadi di belahan bumi ini tanpa harus repot pergi ke tempat yang akan dituju. Sebagai contoh dalam memasarkan produknya banyak perusahaan memanfaatkan tekhnologi internet, tanpa harus mempunyai banyak biaya untuk mempromosikan perusahaanya, internet sangat membantu dalam perkembngan industri tersebut. diantaranya perusahaan amazon, yaitu sebuah perusahaan yang menjual buku lewat internet, berhasil memanfaatkan tekhnologi yang ada sehingga perusahaan tersebut bisa menjadi perusahaan besar seperti sekarang ini. Mereka berfikir bahwa internet lebih efektif dalam memasarkan produknya. Juga dengan adanya sistem seperti galileo maupun fidelio memudahkan para pelaku usaha dalam mengumpulkan data-data yang penting dalam perusahaan tanpa harus ribet. Mengenai saluran distribusi, tekhnologi informasi juga sangat membantu karena tidak perlu seseorang repot pergi memesan ataupun membeli tiket cukup saja bisa memesan tiket tersebut di internet maka orang tersebut dapat langsung mendapatkan tiket yang diinginkan. Dalam perkembanganya teknologi informasi semakin maju maka semakin memudahkan dalam menjalankan global marketing karena dirasa dirasa lebih efektif, baik dari segi waktu, tenaga dan biaya.
Andrianus Dimas_054233_MPP B said,
June 11, 2008 at 6:38 am
7.How is information technology affecting global marketing?
Salah satu hal yang mempengaruhi setiap perusahaan dalam memasarkan produknya ke pasar global adalah technology information yang di gunakan oleh setiap perusahaan tersebut dalam mengembangkan dan mendistribusikan produk yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut.penggunaan technology informasi dapat mendukung kinerja perusahaan dalam mengembangkan dan mendistribusikan produk yang dihasilkan.
Banyak hal positif yang bisa didapatkan oleh perusahaan bila menggunakan technoly informasi tersebut diantaranya adalah:
1. Perusahaan dapat segera mengetahui kebutuhan yang ada di pasar sasaran
hal ini tentunya sangat membantu perusahaan karena perusahaan dapat dengan cepat mengetahui produk apa yang sedang diinginkan oleh konsumen sehingga perusahaan dapat segera merealisasaikan produkyang diinginkan tersebut.
2. Perusahaan dapat menjalin hubungan yang baik dengan konsumen.
Dengan adanya technology informasi juga memungkinkan perusahaan dapat menjalin hubungan dengan konsumen, sehingga konsumen dapt loyal dengan produk kita, bbisa juga konsumen tersebut menjadi mittra bisnis perusahaan kita.
3. Perusahaan dapat menjalin hubungan dengan perusahaan yang sejenis.
informasi technology juga memudahkan perusahaan untuk menjalin hubungan dengan perusahaan lain yang sejenis,dengan begitu dapat bekerja sama dalam mengembangkan produk produk baru.
4.dll
jadi information technology sangat mempengaruhi golbal marketing karena itu setiap perusahaan harus dapat menggunakan information technology ini dengan baik jika ingin produknya dapat dikenal di pasar global,selain itu banyak manfaat yang dapat diperoleh dari penggunaan IT ini.
David said,
June 11, 2008 at 6:43 am
Nama : david
Nim : 053884
5. What are the benefits and limitation of global marketing strategies?
jawaban
setiap kita akan melakukan suatu strategi pemasaran, tentunya kita akan mengalami keuntungan atau kerterbatasan. keuntungan atau keterbatasan itu bergantung dari:
-sosial budaya
-politik
-hukum
-keadaan ekonomi
agar strategi kita berhasil kita harus memperhatikan hal tersebut.
keuntungan (benefit) adalah:
a). kita menjadi lebih mengetahui keadaan ekonomi, sosial budaya, politik, dan kekuatan hukum di negara lain, karna kita terlebih dahulu harus memperhatikan aspek ini sebelum membuat suatu strategi pemasaran.
b). lebih banyak laba yang akan kita dapatkan, dari adanya strategi kerjasama.
c). mendapatkan banyak informasi kejadian di dunia
batasan (limited)
batasan dalam hal ini dibagi menjadi,
a). batasan sosial budaya
Apabila kita tidak memperhatikan hal ini bisa jd barang yang akan kita perdagangkan akan di tentang oleh masyarakat.misalnya saja disney land paris, disini pihak manajemen disney tidak memperhatikan kebudayaan maasyarakat paris yang kurang begitu suka dengan kebudayaan amerika, alhasil disney ini akhirnya mengganti tema sesuai dengan budaya masyarakat paris itu sendiri.
b). batasan politik
ada baiknya kita tidak melaksanakan strategi pemasaran kita di negara yang sedang di landa kerusuhan politik, misalnya saja di negara afganistan,atau negara timur tengah, karena bagaimanapun itu akan sangat berpengaruh
c). batasan hukum
negara yang menjamin hukumnya akan melindungi kita dalam melakukan strategi ini.kita harus mengikuti prosedur hukum yang berlaku disana.
d). batasan ekonomi
kemampuan perekonomian masyarakat suatu negara akan sangat mempengaruhi berbagai kebijakan. misalnya kebijakan harga, harga yang ada di negara kita akan berbeda dengan kebijakan harga di negara lain.bisa jadi ongkos kirim yang akan lebih mahal ketika kita malakukan perdangan dengan dinegara afrika.
Malbi Subhiantoro said,
June 11, 2008 at 6:44 am
Nama : malbi Subhiantoro
Nim : 054186
what are the benefit & limitation of global marketing strategis
dalam suatu industri yang semakin berkembang ini strategi pemasaran global sangat di perlukan untuk kemajuan dalam perusahaan tersebut. dalam strategi pemasaran global ini pasti ada keuntungan dan kerugiannya diantaranya:
benefits of global marketing strategies
- jaringan pemasaran yang luas
- efisiensi pemasaran maksimum
- produk yang dijual dengan dengan pemasaran global pasti akan cepat di kenal dan tersebar luas ke seluruh dunia.
- efisiensi dalam promosi
- pangsa pasar luas
- efektifitas dalam waktu
- meningkatkan laba
- kemudahan dalam mengakses
- resiko kegagalan kecil dalam memasarkan suatu produk
limitation of global marketing strategis
- kebijakan pemerintah yang tidak sejalan dengan perusahaan berakibat kerugian pada perusahaan
- perbedaan budaya dalam suatu negara berdampak pada kerugian pada perusahaan
- kemungkinan terjadinya konotasi negatif dalam hal persepsi mengenai strategi pemasaran global
- menimbulkan kesenjangan sosial, politik dan budaya
dengan adanya strategi pemasaran global ini pasti ada keuntungan yang di dapat oleh perusahaan dan ada pula kerugian yang harus di terima oleh suatu perusahaan tetapi dengan itu semua pasti semua perusahaan dapat menilai keunggulan dan kelemahan dalam perusahaan tersebut.
Cecep Wijanarko said,
June 11, 2008 at 6:45 am
Nama : Cecep Wijanarko (054335)
Mpp A
3. Please explain that sometimes local brand use a global consumer culture positioning approach!
PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (TELKOM) merupakan perusahaan penyelenggara informasi dan telekomunikasi (InfoComm) serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap (full service and network provider) yang terbesar di Indonesia.
adapun pendakatan yang dilakukan perusahaan ini pada masyarakat melalui berbagai kegiatan diantaranya:
1. Kegiatan Budaya Olahraga, Sebagai bagian dari masyarakat di sekitarnya, TELKOM juga berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan budaya dan olahraga yang diselenggarakan di dalam negeri maupun di luar negeri. Berikut ini laporan kegiatan TELKOM dalam bidang budaya dan olahraga.
10.000 Orang Ramaikan Gerak Jalan SCTV bersama Flexi
Warga Jogja dan sekitarnya begitu antusias mengikuti kegiatan gerak jalan SCTV bersama Flexi dengan mengambil star dan finish di Alun-alun utara Keraton Yogyakarta
2. Kegiatan Keagamaan
Sebagai contoh Puluhan Sekolah Ramaikan Lomba Ramadhan Bersama TELKOM
Lomba Ramadhan Bersama TELKOM mempertandingkan beberapa lomba seperti ; Lomba Murothal, Lomba Adzan dan Lomba Puisi. Tingkat SD dan SLTP se- Balikpapan, yang diikuiti tidak kurang dari 44 sekolah
3.kegiatan pembinaan usaha kecil
Usaha kecil dan menengah sebagai penopang ekonomi nasional perlu mendapat dukungan dari Pemerintah. Di bawah ini adalah update terbaru dari kegiatan TELKOM dalam rangka pembinaan usaha kecil dan menengah.
4,39 Milyar Diberikan Kepada Mitra Binaan
Rabu (19/3) CDC Divre II memberi bantuan permodalan kepada 141 Mitra Binaan Triwulan I Tahun 2008 di Ruang Utama Rangrang lantai VII Gedung Kandatel Jakarta Timur.
4.kegiatan sosial
Salah satu bukti tanggung jawab sosial TELKOM terhadap masyarakat adalah banyaknya kegiatan sosial yang dilakukannya. Di bawah ini berita-berita terbaru mengenai kegiatan sosial yang dilakukan TELKOM.
CDC Datel Kalsel Bagikan Paket Sembako
PT. Telkom Kandatel Kalsel bekerjasama dengan Pemkot Banjarmasin membagikan paket sembako dan paket peningkatan gizi bagi ibu dan anak
5.Pogram magang bagi mahasiswa
Pedoman Penyelenggaraan Program Co-Op
I. Latar Belakang
Dalam menghadapi Abad 21 yang ditandai oleh liberalisasi perdagangan diperlukan upaya sungguh-sungguh untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang benar-benar siap menghadapi persaingan global yang makin terbuka.
Selaras dengan kebijakan Departemen Pendidikan Nasional tentang relevansi pendidikan dengan kebutuhan pembangunan, maka proses pendidikan di perguruan tinggi harus memperhatikan lingkungan dan kebutuhan dunia kerja khususnya dunia usaha dan/ atau dunia industri.
Dunia kerja pada masa mendatang secara selektif akan menjaring calon tenaga kerja yang benar-benar profesional pada bidangnya, karena dengan persaingan global akan makin terbuka lebar kesempatan bagi tenaga kerja asing untuk memasuki/menguasai dunia kerja di Indonesia. Oleh karena itu salah satu tantangan utama bagi lulusan perguruan tinggi adalah mempersiapkan diri sebaik-baiknya sebelum memasuki dunia kerja.
Salah satu upaya peningkatan SDM khususnya dalam pendidikan tinggi adalah melalui program Co-op yang merupakan sarana penting bagi pengembangan diri dan kemampuan berwirausaha serta kemandirian bagi lulusannya.
II. Program CO-OP : Cooperative Academic Education
Program Co-op merupakan suatu bentuk pendidikan yang memadukan peningkatan soft skill & hard skill, proses belajar akademik dengan pengalaman kerja yang terencana, terbimbing dan mendapat insentif. Program Co-op memungkinkan mahasiswa memperoleh kemampuan yang praktis dengan dihadapkan pada penerapan dunia kerja di luar kampus. Melalui program Co-op akan diperoleh calon tenaga kerja yang mandiri, profesional, dan siap memasuki dunia kerja. Lama pelaksanaan Co-op secara umum adalah antara 3-6 bulan, dan dapat diperpanjang namun tidak melebihi 12 bulan.
III. Tujuan
Mempercepat waktu penyesuaian bagi lulusan perguruan tinggi dalam memasuki dunia kerja
Meningkatkan kualitas lulusan pendidikan S1
IV. Persyaratan
Dapat diikuti oleh semua mahasiswa S1 dan S2 dari semua program studi dengan melalui seleksi
Mendapat izin pimpinan perguruan tinggi dan dari orang tua
Minimal duduk di semester 6, tetapi belum lulus
Memiliki semangat kerja dan dapat bersosialisasi dalam suatu organisasi/dunia kerja
Memiliki motivasi yang tinggi, ketekunan, dan ketahanan mental
Mentaati peraturan yang berlaku di tempat kerja yang bersangkutan
billy standzah s said,
June 11, 2008 at 6:45 am
BILLY STANDZAH S
053598
kelas B
6. Why the companies develop its global sourcing strategy with an alliance partner?
Suatu Perusahaan mengembangkan strategi global sourcing dengan suatu perserikatan bertujuan agar bisa menekan biaya operasional seminim mungkin. Kebanyakan perusahaan sekarang memasukan global sourcing sebagai bagian dari strategi pengadaan mereka. Global sourcing bertujuan untuk memanfaatkan efisiensi global di dalam penyerahan suatu produk atau jasa. Contoh yang umum dari jasa atau produk globally-sourced misalnya: penghasil produk manufaktur memproduksi produknya dengan menggunakan tenaga kerja dari cina yang biayanya murah.
misalnya: perusahaan Nike pusat (US) memproduksi produknya di indonesia kemudian hasilnya di impor kembali ke US untuk dipasarkan kembali dengan tambahan pajak yang tinggi. hal itu gilakukan Nike karena biaya operasional yang dikeluarkan oleh perusahaan tidak terlalu besar bila dibandingkan memproduksi produknya di negara asalnya karena perbandingan mata uang yang berbeda jauh.
ARIEF EKA SETIWAN (053794) MPP B 2005 said,
June 11, 2008 at 6:51 am
ARIEF EKA SETIAWAN
053794
MPP B
2. How is global marketing different from international marketing?
What is International Marketing?
International marketing
If the exporting departments are becoming successful but the costs of doing business from headquarters plus time differences, language barriers, and cultural ignorance are hindering the company’s competitiveness in the foreign market, then offices could be built in the foreign countries. Sometimes companies buy firms in the foreign countries to take advantage of relationships, storefronts, factories, and personnel already in place. These offices still report to headquarters in the home market but most of the marketing mix decisions are made in the individual countries since that staff is the most knowledgeable about the target markets. Local product development is based on the needs of local customers. These marketers are considered polycentric because they acknowledge that each market/country has different needs. (Kotabe & Helsen, p.16)
At its simplest level, international marketing involves the firm in making one or more marketing mix decisions across national boundaries. At its most complex level, it involves the firm in establishing manufacturing facilities overseas and coordinating marketing strategies across the globe.
Doole and Lowe (2001).
Note: Doole and Lowe differentiate between international marketing (simple mix changes) and global marketing (more complex and extensive).
International Marketing is the performance of business activities that direct the flow of a company’s goods and services to consumers or users in more than one nation for a profit.
Cateora and Ghauri (1999)
Note: Cateora and Ghauri consider international marketing in the absence of global marketing.
International marketing is the application of marketing orientation and marketing capabilities to international business.
Muhlbacher, Helmuth, and Dahringer (2006)
Note: Muhlbacher et al consider international marketing in relation to marketing orientation and competences (see also Global Marketing).
The international market goes beyond the export marketer and becomes more involved in the marketing environment in the countries in which it is doing business.
Keegan (2002)
Note: Keegan’s definition is typical of those that see international marketing a one stage of an internationalisation process.
What is Global Marketing?
Global marketing refers to marketing activities coordinated and integrated across multiple country markets.
Global marketing
When a company becomes a global marketer, it views the world as one market and creates products that will only require weeks to fit into any regional marketplace. Marketing decisions are made by consulting with marketers in all the countries that will be affected. The goal is to sell the same thing the same way everywhere. (Levitt, ‘Harvard Business Review) These marketers are considered geocentric.
Johansson (2000)
Note: Jonny K. Johansson defines global marketing as a bigger brother to international marketing i.e. more of an extension.
. . . The result is a global approach to international marketing. Rather than focusing on country markets, that is, the differences due to the physical location of customers groups, managers concentrate on product markets, that is, groups of customers seeking shared benefits or to be served with the same technology, emphasizing their similarities regardless of geographic areas in which they are located.
Muhlbacher, Helmuth, and Dahringer (2006)
Note: Muhlbacher et al delineate international marketing (adapted) and global marketing (standardised).
Global/transnational marketing focuses upon leveraging a company’s assets, experience and products globally and upon adapting to what is truly unique and different in each country.
Keegan (2002)
Note: Keegan takes a strategic, corporate overview to define the transnational nature of global marketing.
So, as with many other elements of marketing, there is no single definition of international marketing, and there could be some confusion about where international marketing begins and global marketing ends. These lessons will assume that both terms are interchangeable, and will define international marketing as follows:
International marketing is simply the application of marketing principles to more than one country.
NURUL HIKMAH said,
June 11, 2008 at 7:20 am
nurul hikmah
054214
manajemen pemasaran pariwisata
Saya akan mencoba menjawab pertanyaan nomor 5 mengenai manfaat dan batasan dari strategi pemasaran global.
# Manfaat
Banyak perusahaan menyadari pentingnya mengarahkan bisnisnya di luar negeri sehingga membuat strategi pemasaran secara menglobal. Di kebanyakan industri, perusahaan yang dapat bertahan dan berhasil baik pada abad mendatang akan menjadi perusahaan global. kegiatan pemasaran global ini memberikan manfaat kepada perusahaan yang diantaranya adalah memperluas pasar. selain itu manfaat lain dari kegiatan pemasaran global adalah memberikan arah untuk mencapai tujuan perusahaan dengan cara membuat marketing plan, tentu saja marketing plan ini tidak akan ada tanpa adanya strategi pemasaran. Selain itu, dengan adanya strategi pemasaran global maka perusahaan dapat mengetahui dengan pasti pasar sasaran global mereka sehingga program pemasaran menjadi lebih efektif dan terukur. Dan yang tidak dapat dipungkiri dari manfaat pemasaran global ini adalah semua perusahaan memiliki orientasi yang sama yaitu “profit oriented” dimana tujuan akhir dari pemasaran adalah keuntungan atau laba.
# Batasan pemasaran global
tentu saja tidak semua perusahaan bisa dengan mudah berhasil dalam membuat strategi pemasaran globalnya, karena dalam membuat strategi pemasaran global, kita harus memperhatikan batasan yang tidak bisa sembarangan kita lampaui. Diantara batasan tersebut salah satunya adalah batasan budaya. dalam kegiatan pemasaran kita harus memperhatikan budaya lokal sehingga kita dapat menyesuaikan program pemasaran yang akan diterapkan oleh perusahaan. Batasan lainnya adalah kebijakan lokal. Beberapa perusahaan mengalami masalah saat menghadapi kebijakan lokal. dan batasan lain dari pemasaran global ini adalah kebijakan pemerintah.
Jajat Eka Octavia Gunawan_054290 said,
June 11, 2008 at 7:23 am
Jajat Eka Octavia Gunawan
054290
Manajemen Pemasaran Pariwisata
Why the companies develop its global sourcing strategy with an alliance partner?
suatu perusahaan akan melakukan alliance partner. yang pada intinya untuk mempermudah mencapai tujuan yang telah perusahaan, diantaranya:
1. membantu keuangan perusahaan, dimana perusahaan tersebut mengalami masalah keuangan perusaaan. apabila kita melakukan alliance partner kita bisa mendapat kucuran dana dari perusahaan alliance tersebut.
2. mempermudah dalam transaksi perusahaan, misalnya kita sebagai perusahaan airline kita bisa beralliance dengan perusahaan lain dengan keuntungan dimana kita dapat mendapatkan jalur airland baru yang pada sebelumnya perusahaan tidak bisa menggunakan jalur tersebut dikarenakan kekurang dana untuk membuka jalur tersebut atau alasan lainnya.
3. menekan biaya pengeluaran dimana yang dilakukan dimana kita dapat bekerjasama dalam satu link/hubungan alliace tersebut.
4. mendapat brand image yang lebih baik untuk perusahaan sendiri dari perusahaan alliance tersebut, dimana perusahaan alliance tersebut mempunyai image dan kepercayaan yang lebih baik dari konsumen.
5. apabila kita beralliance, perusahaan kita dapat membenahi manajemen perusahaan dimana perusahaan kita dapat mencontoh atau memperbaiki manajemen yang kurang baik dari perusahaan kita.
panji pauzy said,
June 11, 2008 at 7:49 am
Nama : Panji Pauzy H.
NIM : 053573
Manajemen Pemasaran Pariwisata
2. How is global marketing different from international marketing?
Pemasaran Internasional adalah pemasaran barang ataupun jasa diluar negeri. Usaha Untuk mencapai pemasaran internasional beragam. Perusahaan kecil dapat memfokuskan sebagian ke pemasaran internasional, memproduksi barang sendiri dan dipasarkan keluar negeri tanpa atau sedikit adaptasi dengan perencanaan pasar lokal. Sementara, perusahaan multinasional besar mempunyai orientasi global yang lebih besar dan menerapkannya pada beberapa negara berskala internasional (EH).
Pemasaran global adalah pemasaran yang dilakukan lebih dari satu negara, guna memperoleh keuntungan pemasaran, produksi, riset dan pengembangan serta keuangan yang tidak terjangkau oleh perusahaan yang semata-mata beroperasi di satu negara saja.
Berbeda dengan pemasaran internasional, Sebelum perusahaan memutuskan apakah akan beroperasi secara global perusahaan harus memahami secara menyeluruh lingkungan pemasaran internasional, kebudayaan pasar sasaran, lingkungan perekonomian dunia yang telah mengalami banyak perubahan, yang dikarenakan perdagangan dan investasi dunia telah berkembang dengan cepat, contohnya Eropa barat, Eropa timur, China, Rusia, dll.
Satu dari beberapa faktor yang menyeret sebuah perusahaan ke arena internasional adalah para pesaing global yang menyerang pasar domestik perusahaan tersebut dengan menawarkan produk yang lebih baik/harga yang paling rendah, perusahaan domestik tersebut ingin melakukan serangan balik kepada para pesaing tersebut dalam negeri mereka untuk menghambat penggunaan sumber daya mereka.
Sebelum melangkah keluar negeri perusahaan harus berusaha mendefinisikan tujuan dan kelayakan pemasaran internasional, perusahaan harus memutuskan berapa volume penjualan keluar negeri yang diinginkan, dan juga memilih beberapa negara yang ingin dimasuki.
Setelah perusahaan memutuskan menjual ke luar negeri, perusahaan harus menentukan cara yang terbaik untuk memilih dengan mengekspor, membentuk usaha patungan, berinvestasi langsung. Perusahaan yang beroperasi di satu atau lebih pasar luar negeri harus memutuskan seberapa banyak, serta harus menyesuaikan bauran pemasaran mereka yang ada sesuai dengan kondisi lokal, apakah menggunakan bauran pemasaran berstandarisasi atau bauran pemasaran yang diadaptasi.
Perusahaan juga harus mengelola aktifitas pemasaran internasional mereka sekurang-kurangnya dengan juga cara yang berbeda yaitu perusahaan mula-mula mengorganisasi departemen ekspor, membuat divisi internasional, dan akhirnya menjadi organisasi global.
Sumber :
http://209.85.175.104/search?q=cache:o94zo0rWYuQJ:ysutarso.wordpress.com/2007/06/26/marketing-ide-untuk-perilaku-masyarakat-as/+%22pemasaran+global+adalah%22&hl=id&ct=clnk&cd=4&gl=id&client=firefox-a
http://digilib.bi.itb.ac.id/go.php?id=jkptbinus-gdl-jou-2002-j-3754-pemasaran
SUBEKTI (054331) said,
June 11, 2008 at 8:08 am
Pemisahan konsep pemasaran internasional dan global dicoba dijelaskan oleh J.P. Jeannet dan H.D. Henessey (1995). Pemasaran global merupakan kegiatan pemasaran internasional yang sudah saling terpaut (interconnected) walaupun keduanya merupakan sub-set dari kegiatan bisnis internasional yang pada hakekatnya merupakan kinerja dari seluruh fungsi kegiatan bisnis lintas negara, termasuk area kegiatan produksi internsional, keuangan internasional dan pemasaran internasional (lihat gambar). Jadi bisa dikatakan, suatu perusahaan sudah melakukan pemasaran global, apabila perusahaan tersebut telah melakukan proses pengintegrasian seluruh kegiatan pemasaran yang lebih dari suatu Negara Pada dasarnya operasi perusahaan global selalu berupaya mengintegrasikan semua mata-rantai kegiatan bisnis secara lintas perusahaan melalui aliansi stratejik. Suatu perusahaan yang ingin mencapai tahap pemasaran global, biasanya melakukan proses pembelajaran yang dinamis dalam enam tahap, yakni; pemasaran domestik, pemasaran ekspor, pemasaran internasional, pemasaran multinasional, pemasaran multiregional, dan akhirnya pemasaran global (Jeannet & Henessey, 1995). Sementara itu, konsep tentang perdagangan internasional banyak menyinggung tentang mengapa suatu negara melakukan transaksi perdagangan dengan negara lain (why nations trade with each other) yang mempunyai penekanan pada tingkat tataran makro (country’s level ) dan merupakan aliran produk dari suatu negara ke negara lain. Konsep perdagangan internasional memang tidak menyentuh aspek-aspek pemilihan entry mode yang tepat: mengapa suatu merek produk menjadi merek global; aktivitas periklanan dan promosi seperti apa yang diperlukan di mancanegara; atau bagaimana perilaku konsumen global terhadap kehadiran suatu merek asing. Itu semua merupakan kajian pemasaran internasional
yang intinya menerangkan pola strategi pada tingkat perusahaan (firm,s level) .
Sedangkan dalam konteks pemasaran multinasional, multi regional dan global merupakan kelanjutan dari pengembangan konsep pemasaran internasional. Pemasaran internasional sangat berbeda dengan pemasaran global, walau pun terkadang ada perusahaan yang baru mencaai tahap pemasaran internasional dengan aktivitas pada dua atau lebih Negara (multi-country), sudah menyebut dirinya melaksanakan pemasaran global. Padahal, pemasaran global menetapkan strategi tunggal untuk produk, jasa, atau perusahaan di pasar global, serta memperlakukan berbagai pasar atau negara secara serentak dengan satu strategi dasar yang bisa dijadikan panduan untuk pasar dunia. Pemasaran internasional umumnya menerapkan strategi adaptasi, sementara pemasaran global menerapkan kombinasi strategi adaptasi, standarisasi, aliansi, outsourcing dan sebagainya.
Pemasaran yang sukses bergantung pada seberapa kuat hal itu bertumpu
pada hal-hal yang fundamental. Tetapi itu bukan berarti semua prinsip
marketing adalah sama. memang skenario pemasaran yang berbeda membutuh-
kan tak tik yang berbeda pula. Mengetahui perbedaan ini sama juga
mengetahui perbedaan antara sukses dan kegagalan.
Salah satu dari hal yang menonjol dari pemasaran adalah “global
marketing”. Menjual produk ke luar negeri membutuhka perspektif yang
jauh berbeda daripada yang digunakan untuk bisnis yang dipasarkan untuk
pasar domestik.
Berikut ini adalah beberapa kunci penting dan trend yang harus diper-
timbangkan sewaktu melakukan “global marketing”.
PERHATIKAN KONTEKSNYA!
Perbedaan utama antara pasar luar negeri dan domestik terletak pada
konteks bagaimana pemasaran dilakukan. Perbedaan dalam hal kultur, hukum,
komunikasi dan ekonomi semua ini menyebabkan tantangan dalam memformulasikan strategi pemasaran.
KEBUDAYAAN
Pemasaran di dalam negeri umunya sudah mengenal kultur setempat. Ya, kita
sudah mengenal sesama bangsa kita Indonesia, Tetapi pasar luar negeri
sangat berbeda kebudayaannya dengan kita. Ini adalah tugas para pemasar
untuk mencari tahu perbedaannya dari pasar yang dituju termasuk perilaku
konsumennya.
Misalnya, di Amerika kita bisa membuat lelucon tentang mertua. Namun di Jepang hal ini tidak diperkenan. Karena ibu mertua sangat dihormati sekali, dan respek ditujukan kepada para lansia.
PERATURAN
Anda harus benar-benar memperhatikan peraturan setempat dalam hal ini. Mengapa? COntohnya adalah di Beberapa negara misalnya membatasi jumlah iklan yang dilancar kan dari suatu perusahaan dalam periode per jam. Maka hal ini dapat menghambat strategi pemasaran Anda. Beberapa pasar luar negeri tidak mengizinkan kontest, yang merupakan strategi sentral bagi perusahaan seperti http://www.iwon.com , misalnya.
Jadi penting sekali mempertimbangkan perbedaan peraturan walaupun kecil karena ini dapat membantu atau merusak strategi Anda.
GAYA KOMUNIKASI
Komunikasi berbeda dari suatu negara ke negara lain. Di Italia, misalnya, orang
membicarakan masalah keluarga dahulu sebelum berbicara bisnis. kalau di Jepang apalagi, tetapi kalau di Amerika, hal ini tidak menjadi masalah.
Jadi berhati-hatilah, karena kalau tidak komunikasi pemasaran Anda tidak akan
efektif, atau menyinggung calon kastemer.
EKONOMI
Pertumbuhan atau keadaan ekonomi membuat perilaku pasar pun berbeda, begitu juga perilaku membeli sangat berbeda-beda dari suatu negara. Contohnya, bila produk Anda no 1, di negara Anda belum tentu nomor satu di negara lain. Hal ini terlihat seperti Komputer lebih banyak di Amerika daripada di Eropa, namun handphone lebih banyak di Eropa daripada di Amerika.
Halnya pun sama seperti di Indonesia, mereka mengira dengan memberikan e-mail gratis pasti akan disukai oleh banyak pengunjung, padahal hal itu tidak menjamin. MENGAPA?
karena ISP di Indonesia tidak gratis, mereka yang punya sambungan ISP pun akan diberikan e-mail gratis kecuali yang pakai koneksi telkom, namun hal ini booming di eropa dan Amerika karena koneksi ke Internet gratis begitu juga pulsa lokal sangat murah bahkan gratis untuk hanya beberapa km saja di AS.
bayu anggun firdaus (053580) said,
June 11, 2008 at 8:32 am
Nama : Bayu Anggun Firdaus
Nim : 053580
Manajemen Pemasaran Pariwisata
Question is
2. How is global marketing different from international marketing?
Answers
Pemasaran global adalah suatu system pemasaran suatu produk yang dipakai oleh seluruh dunia yang mana memiliki standar operasional prosedur sendiri dan dipakai secara mennyeluruh. Untuk memasarkan suatu produk ke pasar global maka harus memperhatikan beberapa aspeknya. Adapun aspek tersebut adalah :
1. Budaya
Dalam hal ini suatu produk atau jasa yang dijual oleh suatu perusahaan ke suatu Negara lain maka perusahaan tersebut harus mengetahui apa budaya penduduk sekitar sehingga produk yang dijual diterima dengan baik.
2. Politik
kebijakan pemerintah sangat jelas mendukung suatu keputusan barang yang suatu perusahaan jual boleh atau tidaknya di tentukan oleh kepala pemerintahan.
3. Ekonomi
produk yang dijual harus bisa menyesuaikan harga dengan melihat rata-rata pendapatan segmen pasarnya.
Adapun pengertian menurut ahli :
Global Marketing that When a company becomes a global marketer, it views the world as one market and creates products that will only require weeks to fit into any regional marketplace. Marketing decisions are made by consulting with marketers in all the countries that will be affected. The goal is to sell the same thing the same way everywhere. (Levitt, ‘Harvard Business Review) These marketers are considered geocentric.
INTERNATIONAL MARKETING
Menurut Kotabe & Helsen, p.16) the exporting departments are becoming successful but the costs of doing business from headquarters plus time differences, language barriers, and cultural ignorance are hindering the company’s competitiveness in the foreign market, then offices could be built in the foreign countries. Sometimes companies buy firms in the foreign countries to take advantage of relationships, storefronts, factories, and personnel already in place. These offices still report to headquarters in the home market but most of the marketing mix decisions are made in the individual countries since that staff is the most knowledgeable about the target markets. Local product development is based on the needs of local customers. These marketers are considered polycentric because they acknowledge that each market/country has different needs.
Pemasaran internasional adalah suatu system untuk memasarkan sesuatu barang ataupun jasa secara menyeluruh akan tetapi tidak memperhatikan aspek – aspek lainnya (politik, ekonomi dan social budaya). Keberhasilan pemasaran ini adalah masuknya suatu produk atau jasa tanpa melihat ke depannya bagaimana.
riki aditya said,
June 11, 2008 at 10:37 am
riki aditya ( 057250)
6. Why the companies develop its global sourcing strategy with an alliance partner?
Tata Consultancy Services Limited (TCS) adalah organisasi konsultan teknologi informasi, layanan, outsourcing proses bisnis, dan jasa perekayasaan terkemuka dunia yang mearamalkan masa depan dan merintis penggunaan praktek bisnis global fleksibel yang dewasa ini mempermudah perusahaan beroperasi secara lebih efisien dan menghasilkan nilai tambah. TCS mencapai hal ini dengan membuat dan menyempurnakan metode unik penyebaran dan pengiriman global jasa serta produk bermutu dan bernilai tinggi dalam konsultan Teknologi Informasi dan outsourcing proses bisnis. Konsep pengiriman jasa strategis ini, yang dikenal sebagai “Model Pengiriman Global,” telah membentuk ulang industri jasa Teknologi Informasi.
Lebih dari 95 persen pelanggan TCS menghargai kehandalan, gairah, kreativitas, dan kemampuan unik Perusahaan tersebut dalam menangani beragam kebutuhan Teknologi Informasi mereka dengan terus menerus memperluas dan memperdalam kemitraan mereka dengan TCS. Dengan lebih dari 83,000 konsultan Teknologi Informasi terlatih kelas dunia di 35 negara, TCS ditempatkan secara unik untuk memberikan layanan kelas dunianya yang fleksibel secara utuh ke mana saja. TCS melaporkan pemasukan terkonsolidasi sebesar 2.97 miliar dolar AS pada tahun fiskal 2005-2006. Perusahaan ini terdaftar di Bursa Saham Nasional dan Bursa Saham Bombay di India.
Yenny Novelita (054673) Prodi MPP 2005 said,
June 13, 2008 at 11:57 am
4. How are developments in information technology impacting firms’ global strategy?
Jawaban:
Pada dasarnya peranan teknologi informasi bagi setiap perusahaan global bersifat unik dan spesifik. Hal ini disebabkan karena masing-masing perusahaan global memiliki strategi yang berbeda satu dengan lainnya. Ditinjau dari segi peranan strategis teknologi informasi, dapat ditemukan lima jenis tujuan dari dilakukannya investasi terhadap perangkat teknologi tersebut, yaitu :
1. Kelangsungan hidup perusahaan global atau bisnis itu sendiri, dalam arti kata adalah bahwa perusahaan melihat bahwa keberadaan teknologi informasi di dalam bisnis terkait sifatnya adalah mutlak. Contohnya adalah perusahaan semacam bank retail, hotel kelas atas (bintang lima), transportasi penerbangan, dan lain sebagainya yang “tidak mungkin” dapat bertahan lama dalam ketatnya persaingan bisnis tanpa diperlengkapi oleh teknologi informasi.
2. Perusahaan global yang hendak melakukan investasi karena alasan ingin memperbaiki efisiensi.
3. Tujuan investasi untuk memperbaiki efektitivitas usaha, Contoh penerapan aplikasi teknologi informasi terkait dengan perapkan sistem pengambilan keputusan (decision support system).
4. Keinginan perusahaan untuk mendapatkan suatu loncatan keunggulan kompetitif (competitive advantage leap) agar dapat meninggalkan para pesaing bisnisnya dengan mengembangkan teknologi yang perusahaan lain belum memiliki.
5. Suatu bentuk investasi yang dilatarbelakangi oleh peranan teknologi informasi sebagai salah satu perangkat infrastruktur yang tidak dapat dihindari keberadaannya bagi sebuah perusahaan di era global ini.
Peranan selanjutnya dari perkembangan teknologi informasi adalah untuk menciptakan value bagi pelanggan perusahaan global. Tujuan akhir dari penciptaan value tidak sekedar untuk memuaskan pelanggan, tetapi lebih jauh lagi untuk menciptakan loyalitas sehingga pelanggan tersebut bersedia selalu menjadi konsumennya untuk jangka panjang.
Perkembangan teknologi dan tantangan kompetisi yang mengikuti arus globalisasi pasar menyebabkan banyak perusahaan terjun ke dalam kemitraan bisnis internasional. Arus globalisasi yang memberikan tantangan persaingan yang lebih ketat terhadap perusahaan yang berkecimpung dipasar internasional telah membuat perusahaan menjadi semakin perlu untuk saling bermitra agar mendapatkan posisi yang lebih kuat di pasar. Selain itu, perkembangan teknologi dan kemajuan dibidang teknologi informasi & komunikasi, transportasi membuat kemitraan menjadi lebih mudah dilakukan di dalam sebuah perusahaan yang cakupannya global.
Terima Kasih.
yanti suanti said,
June 15, 2008 at 8:03 am
Nama : Yanti Suanti
NIM : 054365
Manajemen Pemasaran Pariwisata
2. How is global marketing different from international marketing?
international marketing different from global marketing, because global marketing only affect one strategy for product, service. and internasional marketing can do many of activities such as in the all word.It then follows that global marketing takes a more standardised approach to world markets and focuses upon sameness, in other words the similarities in consumers and segments.
International marketing is simply the application of marketing principles to more than one country. However, there is a crossover between what is commonly expressed as international marketing and global marketing, which is a similar term. For the purposes of this lesson on international marketing and those that follow it, international marketing and global marketing are interchangeable. and global marketing is refers to marketing activities coordinated and integrated across multiple country markets.
before firm make the decsion stratejik for global or international. the firm must understand environment internasional marketing, culture, and economic scale
Neni Suailawati (053725) said,
June 16, 2008 at 2:01 am
5. What are the benefit and limitation of global marketing strategy?
Dalam pemasaran global terdapat beberapa benefit dan limitation baik secara politik, ekonomi, sosial, budaya. Dalam pemasaran global lebih banyak keuntungannya ketimbang kekurangannya. Berikut beberapa keuntungannya:
1.Dengan pemasaran global jaringan pemasran lebih luas
2.Dalam melakukan promosi lebih efektif dan efesien
3.Produk yang dijual akan lebih mudah dipasarkan keberbagai negara di dunia
4.Memiliki pangsa pasar yang luas
5.waktu yang digunakan akan lebih efektif
6.Dengan pemasaran global dapat meningkatkan laba
7.kemudahan dalam mengakses
8.dengan adanya pemasaran global yang didukung oleh hukum akan lebih mempermudah terjadinya transaksi pemasaran baik jual beli produk atau jasa.
limitation pemasaran global:
1. jika keadaan politik suatu negara dalam keadaan tidak kondusif akan mempengaruhi pemasaran, misalnya saat bom bali terjadi maka banyak tourist yang enggan datang, hal inilah yang mempengaruhi pemasaran pariwisata di Indonesia
2. perbedaan budaya juga merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan karena apabila produk yang dipasarkan tidak sesuai dengan kondisi budaya suatu negara akan sulit diterima oleh negara tersebut, misalnya perbedaan arti kata suatu brand disalah satu negara maka akan berdampak bagi proses pemasaran produk tersebut.
siti maspiah (054281) said,
June 16, 2008 at 2:22 am
6. why the companies develop its global sourcing strategy with an alliance partner ?
suatu perusahaan akan berusaha untuk mengembangkan perusahaannya dengan berbagai macam cara salah satunya dengan mengunakan strategi global sourcing. global sourcing adalah suatu istilah yang digunakan untuk menguraikan strategi sourcing terhadap pengaturan global masa kini.oleh karena itu strategi global sangat membutuhkan sebuah aliansi partner, karena aliansi kerap kali melibatkan banyak mitra bisnis dan kadangkala berfokus pada tahap tertentu dalam rantai nilai, seperti riset dan pengembangan, produksi, atau distribusi. aliansi strategi bisa dikelompokan berdasarkan lima tipe atau fokus:
1. perkembangan teknologi yang bertujuan untuk mengurangi biaya dan resiko yang berkaitan dengan pengembangan teknologi
2. operasi dan logistik yang bertujuan untuk memperbaiki proses pemanufakturan dan efisiensi produksi melalui skala ekonomi dan proses belajar.
3. pemasaran penjualan dan layanan merupakan kerja sama dalam rantai nilai hilir yang seringkali harus disesuaikan dengan kondisi negara yang bersangkutan
4. negara tunggal dan banyak negara: merujuk pada cakupan geografis aliansi
5. x dan y: merujuk pada kegiatan nilai nyang diajukan oleh yang digunakan setiap mitra.
dini said,
June 16, 2008 at 7:57 am
webnya bagus
Ellyta Tambunan said,
June 17, 2008 at 6:36 am
Ellyta Tambunan
ID 055115, MP2′05
My answer for questions number 2 is…………………..
2. How is global marketing different from international marketing?
International marketing
If the exporting departments are becoming successful but the costs of doing business from headquarters plus time differences, language barriers, and cultural ignorance are hindering the company’s competitiveness in the foreign market, then offices could be built in the foreign countries. Sometimes companies buy firms in the foreign countries to take advantage of relationships, storefronts, factories, and personnel already in place. These offices still report to headquarters in the home market but most of the marketing mix decisions are made in the individual countries since that staff is the most knowledgeable about the target markets. Local product development is based on the needs of local customers. These marketers are considered polycentric because they acknowledge that each market/country has different needs
Global marketing
When a company becomes a global marketer, it views the world as one market and creates products that will only require weeks to fit into any regional marketplace. Marketing decisions are made by consulting with marketers in all the countries that will be affected. The goal is to sell the same thing the same way everywhere.
Elements of the global marketing mix==
The “Four P’s” of marketing: product, price, placement, and promotion are all affected as a company moves through the five evolutionary phases to become a global company. Ultimately, at the global marketing level, a company trying to speak with one voice is faced with many challenges when creating a worldwide marketing plan. Unless a company holds the same position against its competition in all markets (market leader, low cost, etc.) it is impossible to launch identical marketing plans worldwide.
===Product===
A global company is one that can create a single product and only have to tweak elements for different markets. For example, [[Coca-Cola]] uses two formulas (one with sugar, one with corn syrup) for all markets. The product packaging in every country incorporates the contour bottle design and the dynamic ribbon in some way, shape, or form. However, the bottle or can also includes the country’s native language and is the same size as other beverage bottles or cans in that country.
===Price===
Price will always vary from market to market. Price is affected by many variables: cost of product development (produced locally or imported), cost of ingredients, cost of delivery (transportation, tariffs, etc.), and much more. Additionally, the product’s position in relation to the competition influences the ultimate profit margin. Whether this product is considered the high-end, expensive choice, the economical, low-cost choice, or something in-between helps determine the price point.
===Placement===
How the product is distributed is also a country-by-country decision influenced by how the competition is being offered to the target market. Using Coca-Cola as an example again, not all cultures use vending machines. In the United States, beverages are sold by the pallet via warehouse stores. In India, this is not an option. Placement decisions must also consider the product’s position in the market place. For example, a high-end product would not want to be distributed via a “dollar store” in the United States. Conversely, a product promoted as the low-cost option in France would find limited success in a pricey boutique.
===Promotion===
After product research, development and creation, promotion (specifically advertising) is generally the largest line item in a global company’s marketing budget. At this stage of a company’s development, integrated marketing is the goal. The global corporation seeks to reduce costs, minimize redundancies in personnel and work, maximize speed of implementation, and to speak with one voice. If the goal of a global company is to [[w: Global Marketing|send the same message worldwide]], then delivering that message in a relevant, engaging, and cost-effective way is the challenge. (Young, pp.127-136)
Effective global advertising techniques do exist. The key is testing advertising ideas using a marketing research system proven to provide results that can be compared across countries. The ability to identify which elements or moments of an ad are contributing to that success is how economies of scale are maximized. Market research measures such as [[Flow of Attention]], [[Flow of Emotion]] and [[branding moment]]s provide insights into what is working in an ad in any country because the measures are based on visual, not verbal, elements of the ad
Cici Sulastri said,
June 17, 2008 at 8:12 am
Cici Sulastri (053830)
2. How is global marketing different from international marketing?
The Answer is…………
Differentiate between international marketing and global marketing :
That are different because global marketing refers to marketing activities coordinated and integrated across multiple country markets and a total commitment to international marketing, in which a company applies its assets, experience and products to develop and maintain marketing strategies on a global scale. And International marketing is simply the application of marketing principles to more than one country. international marketing involves the firm in making one or more marketing mix decisions across national boundaries. At its most complex level, it involves the firm in establishing manufacturing facilities overseas and coordinating marketing strategies across the globe.
International marketing as a simple extension of exporting, whereby the marketing mix is simply adapted in some way to take into account differences in consumers and segments. It then follows that global marketing takes a more standardised approach to world markets and focuses upon sameness, in other words the similarities in consumers and segments.
There are some differentiates between international marketing and global marketing :
International Marketing Global Marketing
>adapted >standardised
>Simple mix changes >More complex and extensive
>Across one or more country >Across multiple country
* International marketing in the absence of global marketing.
* Global marketing as a bigger brother to international marketing i.e. more of an extension.
Thank You.
Zahra said,
August 2, 2008 at 6:36 am
Good..